Advertisement

Latest News

Showing posts with label feature. Show all posts

Tafsir Sufistik Ayat-Ayat Tertentu {Syeikh Abul Abbas Al-Mursy}
Allah swt Swt. berfirman,“Tunjukkan kami ke jalan yang lurus.”
Syekh Abu al-Abbas r.a. mengatakan bahwa maksud ayat itu adalah, “Tunjukanlah kami ke jalan lurus dengan me­neguhkan apa yang telah kami raih, dan
memberikan bimbingan terhadap apa yang belum kami raih” Jawaban ini pernah diungkap oleh Ibnu Athiyah dalam tafsirnya, yang diuraikan oleh Syeikh Abul Abbas, yang kemudian menjelaskan:
“Publik mukminin biasanya malah menafsirkan:
“Tunjukkan kami ke jalan  yang lurus, yakni dengan meneguhkan yang telah kami raih dan menunjukkan yang belum dicapai. Dengan cara itulah mereka mendapatkan tauhid, namun, mereka belum mencapai derajat orang-orang saleh.
Barang siapa membaca Al-Qur’ān dan tidak merendahkan dirinya di hadapan Allah, yang hatinya tidak melembut, atau tidak menyesali dan tidak diliputi rasa takut, berarti ia memandang rendah luasnya kuasa Tuhan dan jelas berada dalam kesesatan.

Orang yang membaca Al-Qur’ān membutuhkan tiga hal, yaitu hati yang dipenuhi rasa takut, tubuh yang tenang dan siap menerima, dan tempat yang patut untuk membaca. Jika hatinya merasa takut kepada Allah, maka setan yang terkutuk akan menjauh darinya, sebagaimana firman Allah:
Jika kamu membaca Al-Qur’ān, berlindunglah kepada Allah dari setan yang terkutuk. (QS 16:98)
Ketika seseorang telah membebaskan dirinya dari segala gangguan, hatinya tentu akan tercurahkan kepada pembacaan itu, dan tak ada sesuatu pun yang akan menghalanginya untuk meraih rahmat dari cahaya Al-Qur’ān dengan segala manfaatnya. Jika menemukan sebuah tempat yang kosong dan menjauhkan diri dari orang-orang lain, setelah memenuhi dua syarat – yaitu kerendahan hati dan ketenangan jasmani – maka jiwa dan batinnya yang paling dalam akan merasakan penyatuan dengan Allah.
1. عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَى الله عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَ عَلَّمَه.
Dari ‘Usman bin ‘Affan ra, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang paling baik di antara kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
Hadis shahih, hadis diriwayatkan oleh al-Bukhari, Abu Daud, at-Tirmizi dan ad-Darimi

2. عَنْ أَبِي أُمَامَةَ البَاهِلِي رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ سَمِعْتُ رَسُوْلُ اللهِ صَلَى الله عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَقُوْلُ: اِقْرَؤُوا الْقُرْآنَ, فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةَ شَفِيْعًا لاَِ صْحَابِهِ.
Dari Abu Umamah Al-Bahlili ra, ia berkata, Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah Al-Qur’an, karena ia pada hari kiamat nanti akan datang untuk memberikan syafa’at kepada para pembacanya.”
Hadits shahih, hadis di riwayatkan oleh Imam Muslim
Penulis rahimahullah berkata di dalam tafsiran al-falaq:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
 ١. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ 
1. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,
 ٢. مِن شَرِّ مَا خَلَقَ
2. dari kejahatan makhluk-Nya,
 ٣. وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
 ٤. وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ
4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul ,
 ٥. وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ 
5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki".

«البسملة: بسم الله الرحمن الرحيم»( ) .

Menurut Bahasa:
Basmalah: adalah Bismillah-ir-rahman-ir-rahim.

في القرآن الكريم
جاءت البسملة في القرآن الكريم (114) مرة على عدد سور القرآن و ذلك في بداية كل سورة إلا سورة التوبة، و مرتين في سورة النمل، مرة في بدايتها و مرة في سياق السورة، و ذلك في قوله تعالى: إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمانَ و إنهُ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحيمِ( ) .


Menurut al-Qur’an al-Karim:
Terdapat Basmalah di dalam al-Qur’an sebanyak (114) kali sesuai dengan bilangan surah-surah al-Qur’an dan merupakan permulaan setiap surah kecuali surah at-Taubah (tidak ada), dan dua kali (2x) di surah an-Naml, yakni sekali di permulaannya dan sekali ?

Penulis rahimahullah menjelaskan dalam tafsir al-Ikhlash :
Dari Abdullah bin Habib berkata, “Kami keluar ketika hujan malam hari untuk meminta nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam memimpin kami shalat, maka kami pun berjumpa.
Dia berkata, “Bicaralah”. Aku tidak mengucapkan sepatah kata pun. Kemudian Aku berkata, “Wahai Rasulullah, Apa yang harus aku ucapkan?”. Dia berkata, Ucapkanlah qul huwallahu ahad dan muawwidzatain[20] setiap pagi dan petangtiga kali, maka cukup untukmu segala sesuatu”. (riwayat Tirmidzi, katanya, “Hadits hasan shahih”).

وَ قَدْ مَنَّ اللهُ تَعَالَى بِبِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ عَلَى أُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ وَ مِنْهُ تَنْبَعُ الأَنْهَارُ الأَرْبَعَةُ كَمَا رُوِيَ عَنِ النِّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِيْ إِلَى السَّمَاءِ نَزَلَ جِيْرِيْلُ عَلَيَّ وَ قَالَ: يَا مُحَمَّدُ اِفْتَحْ عَيْنَيْكَ فَفَتَحْتُ عَيْنِيْ فَنَظَرْتُ وَ إِذَا أَنَا عِنْدَ شَجَرَةٍ عَظِيْمَةٍ وَ عِنْدَهَا قُبَّةٌ مِنْ دُرَّةٍ بَيْضَاءَ وَ لَهَا بَابٌ مِنْ ذَهَبٍ أَحْمَرَ وَ عَلَى الْبَابِ قُفْلٌ مِنْ ذَهَبٍ أَحْمَرَ لَوِ اجْتَمَعُوْا مَنْ فِي الدُّنْيَا وَ صَعَدُوْا عَلَى تِلْكَ الْقُبَّةِ كَانُوْا مِثْلُ الطَّائِرِ الْجَالِسِ عَلَى الْجَبَلِ أَوْ كَالسَّابِحِ فِي الْبَحْرِ فَرَأْيْتُ هذِهِ الأَنْهَارَ تَجْرِيْ مِنَ الْقُبَّةِ فَلَمَّا أَرَدْتُ أَنْ أَرْجِعَ قَالَ لِيْ جِبْرِيْلُ إِلَى أَيْنَ تَذْهَبُ أَلاَ تَدْخُلُهَا فَقُلْتُ: يَا أَخِيْ يَا جِبْرِيْلُ كَيْفَ أَدْخُلُهَا وَ عَلَيْهَا قُفْلٌ مِنْ ذَهَبٍ فَقَالَ: افْتَحْهُ فَإِنَّ مِفْتَاحَهَا بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ فَرَأْيْتُ نَهْرَ الْمَاءِ يَجْرِيْ مِنْ مِيْمِ بِسْمِ وَ رَأَيْتُ نَهْرَ اللَّبَنِ يَجْرِيْ مِنْ هَاءِ الْجَلاَلَةِ وَ رَأَيْتُ نَهْرَ الْخَمْرِ يَجْرِيْ مِنْ مِيْمِ الرَّحْمنِ وَ رَأَيْتُ نَهْرَ الْعَسَلِ يَجْرِيْ مِنْ مِيْمِ الرَّحِيْمِ فَعَلِمْتُ أَنَّ هذِهِ الأَنْهَارَ مَنْبَعُهَا مِنْ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
كَذَا ذَكَرَهُ الْفَتَى

Sungguh Allah telah menganugerahkan Bismillah-ir-rahman-ir-rahim kepada umat Muhammad s.a.w.. Dari tulisan basmalah itu bersumber mata air 4 sungai. Sebagaimana diriwayatkan dari Nabi s.a.w., beliau bersabda:
Advertisement